Jawaban Tegas & Lucu Ustadz Abdul Somad, Lc., MA ketika Ditanya Soal Cawapres
|
Bersyukur kepada Allah dengan mengucap alhamdulillah hirabbil 'alamin. Bershawalat kepada Rasulullah s.a.w dengan ucapan allahumma shalli ala sayyidina muhammad wa ala ali sayyidina muhammad.
Jamaah haji pergi ke Mekah, tidak lupa membawa kembang
Sudah lama berceramah, sambutan luar biasa di kota Semarang
Biasanya kalau saya yang ceramah itu yang nyambut panitia, sekretaris, bendahara, tapi di Semarang masyaAllah. Begitu turun dari pesawat TNI, polisi, dan saya heran ini kok seperti sambutan untuk wakil presiden (jama'ah tertawa semua saking senangnya).
Do'akan ustadz Somad istiqomah jadi ustadz sampai wafat (Aamiin, terdengar keras suara dari jama'ah). Bahwa ada para ulama, ijtima, kyai-kyai, santri-santri lebih ada seribu orang memberikan rekomendasi. Kita hormati, kita muliakan, kita berikan balasan do'a.
Barang siapa yang berbuat baik padamu, balas. Kita do'akan.
Tapi ini ada dunia pendidikan ada dunia dakwah. Biarkan ustadz Somad fokus pada pendidikan dan dakwah saja. Itu sebagai jawaban bagi adek-adek wartawan tadi yang mewawancarai nggak bisa terjawab, sekalian diceramah.
Kalau diberikan suatu perkara itu bukan pada ahlinya, tunggulah kehancuran. Umar Bin Khattab ahli bidang pemerintahan, setelah Sayyidina Abu Bakar, Umar menggantikannya. Tapi beliau punya anak laki-laki bernama Abdullah dan meninggal Sayyidina Umar, orang ramai-ramai kepada Abdullah. Abdullah kami ingin mengangkatmu menggantikan bakapmu menjadi khalifah. Apa kata Abdullah "biarlah saya fokus pada umat mengajar pendidik saya, carilah orang yang lebih layak". Karena menerima amanah padahal kita tidak punya kemampuan dibidang itu berarti kita berkhianat. Ini anak bangsa kita masih banyak yang punya kemampuan kita support.
Kalau engkau mampu, maka engkau mencalonkan diri. Adik-adik dari kampus UNISULA ada 6 peluang kedepan. Anggota legislatif kabupaten, anggota legislatif kota, anggota legislatif provinsi, anggota legislatif pusat, DPD, presiden dan wakil presiden. Ada 6 paket yang bisa kalian isi 2017 sudah lewat, 2018 sudah lewat, 2019 nih adik-adik yang dari BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa).
Kalian harus bertarung untuk ini. Kalau kalian mampu calonkan diri kalian. Tapi kalau kalian tidak mampu, maka kalian punya suara untuk memilih. Pilihlah aku atau aku memilih kamu. Pilih aku berarti kamu yang jadi calonnya, aku memilih kamu, dua-duanya memberikan suara. Ingat ketaika engkau mencoblos kertas 2019 saat itu engkau sedang memilih, karena ini putera terbaik bangsa. Allahhuakbar.
Sumber; Tanya Jawab (UNISSULA Semarang, 30.7.2018) - Ustadz Abdul Somad,Lc., MA
0 COMMENT:
Post a Comment
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Terima kasih atas kritik, saran dan masukan komentar yang kalian berikan.
Semoga Allah s.w.t selalu memberikan kelancara rejeki, kesehatan dan keistiqomahan buat kita semua. Aamiin ^_^